DPRD Sikka Minta Pemda Fokus Pengoperasian Kembali Kapal Roro

KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka diminta untuk kembali melakukan koordinasi dengan pihak managemen Kapal Roro, yang selama ini melayani rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Pelabuhan Geliting Maumere.
Pasalnya, hingga saat ini perusahaan tersebut tidak lagi mengoperasikan kapalnya, sehingga berdampak pada penurunan pendapatan Petani Kelapa, Cengkeh dan Kakao di Kabupaten Sikka.
Hal ini disampaikan  Anggota DPRD Sikka, Fransiskus Siku Parera saat dikonfirmasi di Kupang, Rabu (3/3/2021).
“Memang disaat reses, banyak masukan yang disampaikan oleh masyarakat, khususnya para petani kelapa, cengkeh dan kakao. Mereka meminta agar Pemkab Sikka giatkan lagi kapal Roro. Jadi, dengan hadirkan Kapal Roro ini, hasil komoditi masyarakat, dibeli langsung pembeli dan harganya pun bagus. Saat ini, ketika kapal tidak beroperasi lagi, menyebabkan harga jual hasil pertanian dan perkebunan masyarakat menjadi rendah,” ujar Wakil dari Partai Golkar di DPRD Sikka ini.
Bahkan, dalam keterangannya, Ia juga menambahkan, dampak ketidakhadirannya Kapal Roro ini, tidak hanya bagi petani kelapa, cengkeh dan kakao saja, tetapi juga berdampak bagi para pengemudi truck.
“Memang fasilitas sudah disediakan oleh pemerintah, dengan membangun pelabuhan tersebut. Tahun pertama memang berjalan baik, tetapi setelah itu tidak lagi. Kita juga menyadari bahwa mungkin masalah ini terkendala pada penyediaan keuangan karena dampak dari pandemic covid-19 saat ini. Untuk itu, sangat diharapkan agar Pemda melalui instansi teknis terkait bisa segera melakukan komunikasi kembali, agar ada kapal yang bisa beroperasi tujuan Maumere-Surabaya,” pintanya.
Ia menambahkan, saat ini memang harga komoditi masyarakat sedang menurun, karena para pembeli harus membawanya ke Ende dan dimuat ke Surabaya, butuh biaya transportasi yang membengkak.
Di akhir keterangannya, Ia pun mengatakan, terkait dengan masalah internal kapal tersebut, dikembalikan kepada managemen perusahaan. Namun, perlu dikomunikasikan kembali agar, bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini. (MD)
error: Konten dilindungi!