Peringatan HUT PGRI dan HGN Tahun 2020, SMKS Katolik St. Pius X Kefamenanu Gelar Aneka Lomba

KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Katolik St. Pius X Kefamenanu yang terletak di jalan Yos Soedarso, Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-75 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-26 Tahun 2020 dengan tatap muka tetap mengikuti protokol kesehatan.
Demikian diungkapkan Kepala SMKS Katolik St. Pius X Kefamenanu, Melania Hania, S.Pd, diRuang Kerjanya pada Sabtu (29/11/2020).

 Melania Hania yang akrab disapa Melan mengatakan, sebelum HUT PGRI  dan HGN kemarin itu, kami ada lomba. Adapun aneka lomba yang diadakan dianataranya lomba pidato dan lomba debat tingkat guru-guru dan pegawai, dengan tema ‘Bangkitkan Semangat Wujudkan SMK Belajar’.
“untuk penilaian dan presentasinya menghadirkan Ketua Jurusan Perkantoran dan Penalis Dosen Unimor Drs. Anselmus Sahan, M.Pd. Dan moderator Yohanes Mamun, S.Pd., M.Pd,” kata Melan.
“Kita buat dari bawah dulu karena  guru sebagai penggerak. Kalau selama ini siswa yang selalu ikut lomba-lomba sementara guru hanya nonton, tapi sekarang saatnya guru harus bergerak duluan. Memang ini langkah awal baru pertama kali kita buat dengan tetap patuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” sebut Melan.
Melan menambahkan, pada hari puncak HUTnya menggelar acara kolaborasi antara festival seni; ada tarian likurai, fashion show, drama, pidato bahasa inggris dan puisi tentang hari guru. Luar biasa, artinya disitu antara guru dan siswa itu menunjukan kreatif semua. Jadi saya sebagai kepala sekolah tentu saya merasa bangga dengan kemampuan yang guru-guru dan siswa miliki.
Kata Melan, kegiatan lomba kompetensi guru kedepan bukan hanya untuk kalangan guru-guru SMKS Katolik Kefamenanu tetapi akan melibatkan guru-guru dari luar.
Menurut Melan, sebagai koordinator semua kegiatan di sekolah ini, pihaknya meminta semua warga sekolah untuk meneguhkan komitmen dan memiliki visi yang sama untuk memajukan sekolah ini, agar mutu lulusan dari sekolah seperti yang diharapkan masyarakat atau pasar kerja.
Untuk mewujudkan komitmen di visi tersebut, Melan mengajak semua warga sekolah agar saling mendukung dalam semua aspek kehidupan di sekolah ini. Karena maju mundurnya sekolah ini bukan hanya terletak pada tangan kepala sekolah, tetapi pada semua warga sekolah, baik sebagai guru, siswa dan pegawai.
“Perjalanan sekolah ini tidak berhenti pada usianya yang sekarang ini. Tetapi masih terus berjalan sampai kapan pun. Karena itu, dia mengharapkan kita semua pihak saling mendukung dan bekerjasama demi kemajuan sekolah ini,” tegasnya.
“Yang menjadi hambatan dalam memajukan sekolah ini, kata Melan, adalah sarana dan prasarana pendukung pembelajaran yang tidak memadai. Untuk itu sekolah ini membutuhkan banyak dana untuk menyukseskan tekad tersebut. Untuk itu dia meminta peran serta alumni sekolah itu untuk turut membantu memajukan sekolah ini ke depan,” pungkasnya. (MD)

 

 

 

error: Konten dilindungi!