KUPANG, RANAKANEWS.com- Upaya memberantas penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Masa Depan Mandiri Kota Kupang bekerjasama dengan Puskesmas Naioni menggelar Vaksinasi massal dosis pertama yang dilaksanakan di Aula SMA Plus Masa Depan Mandiri, Jumat (10/9/2021).
“Hari ini vaksinasi massal, kerjasama Sekolah dengan Puskesmas Naioni, tentu salah satu bentuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Target hari ini direncanakan akan diberikan vaksin kepada 300 orang calon penerima vaksin dengan sasaran diutamakan para siswa, namun tidak menutup kemungkinan juga melayani masyarakat sekitar sekolah yang belum mendapat vaksin,” jelas Kepala Sekolah (Kepsek), Maxsen Andrias Mauk disela kegiatan vaksinasi massal tersebut.

Pantauan media di lapangan, selama pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini, semua berlangsung dengan tertib tidak adanya kerumunan, semua peserta telah diarahkan oleh petugas dan panitia dari sekolah untuk menaati protokol kesehatan.
Lebih lanjut, Kepsek Maxsen Mauk mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan antusiasme siswa dan warga yang bersedia untuk melakukan vaksin.
“Saya mengapresiasi siswa dan warga yang datang untuk melakukan vaksin. Terlihat Babinsa, Bhabinkamtibmas, kelurahan, juga turut membantu dalam pelaksanaan vaksinasi massal hari ini. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan capaian target vaksinasi Covid-19,” ujar Kepsek.
“Ini adalah bagian yang sekolah kerjakan dalam rangka memberantas penyebaran Covid-19. Kami berharap bahwa bagi para siswa setelah mendapat vaksin, dengan turunnya level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini proses kegiatan belajar mengajar offline (tatap muka ) dapat kembali berjalan normal,” sambungnya.
Menurut Kepsek, pembelajaran selama ini, “kami melaksanakan secara daring lewat zoom. Tapi kasian juga orangtua harus berkorban. Disamping itu juga kami membuka peluang bagi siswa siswi yang tidak mempunyai Data boleh datang di sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbuh pemilik Kedai Kopi Papa Ganteng itu.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMA Plus Masa Depan Mandiri, Yusuf Ndun mengatakan, Vaksinasi yang diselenggarakan, kerjasama Sekolah dan Puskesmas Naioni. “Sekarang ini ada dua jenis vaksin yaitu Sinovac dan Astra Zeneza.
Sebelum vaksin hari ini, hari Senin tanggal 6 Sepetember sudah diinformasikan kepada masyarakat, siswa-siswi dan orangtua dari siswa bahwa vaksinasi akan dilaksanakan pada hari ini, Jumat 10 September. Jadi, untuk pengambilan nomor antriannya dari hari Senin sampai hari Kamis kemarin,” tutur Yusuf.
“Jenis vaksin yang digunaka untuk usia 12 sampai dengan 17 tahun itu Sinovac. Sedangkan untuk usia dewasa jenis Astra Zeneza. Jadi total yang divaksin hari ini 300 orang,” tambah Wakasek.
Sementara itu, Vaksinator dari Nakes Puskesmas Naioni, Lourdes G.W. Seran mengatakan, “kegiatan hari ini sebenarnya kami khususkan untuk remaja yang usia 12 sampai 18 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga untuk masyarakat sekitar yang usia diatas 18 tahun juga kami layani. Jadi kami dari Puskemas Naioni hanya membantu dalam pelaksanaannya,” tutur Laurdes.
“Sebelum pelaksanaan kegiatan ini kami sudah koordinasi dengan pihak sekolah. Pihak sekolah sudah menghitung siswanya mereka dengan perkiraan orang- orang yang sudah daftar di sekolah. Jadi mereka perkirakan 300 orang. Jadi untuk 300 orang itu 30 pial. Memang kami hanya bawa vaksin 300 Pial,” jelasnya.
Salah seorang siswa kelas XII, Solagratia Nenabu mengatakan, sangat senang setelah vaksin. Menurutnya vaksin itu sangat penting. “Mau sekolah tatap muka, jadi harus vaksin agar terhindar dari covid-19. Salah satu cara untuk mencegah masuknya virus corona ya vaksin. Maka itu saya menyarankan kepada teman-teman agar jangan takut dan ragu untuk vaksin. Dijamin aman karena saya setelah divaksin untuk sementara belum ada keluhan apa-apa,” ungkap Gratia. (MD)










