
LARANTUKA,RANAKANEWS.com –
Meneruskan trend positif yang terus diraih duet ‘Stori’ Bacabup-Bacawabup Flotim, Stephanus Ola Demon,ST.MT-Rofinus Baga Kabelen,SH, perpaduan menarik Teknokrat-Politisi ini turun langsung meminta restu adat orang tua di Demonpagong, yakni di rumah besar Kampung Wolo dan Lewokluok Kecamatan Demonpagong, Minggu (19/5/2024) siang, persis di Hari Minggu Pentekosta.
Tiba dengan keluarga dari Kampung Lamanele, Desa Nelelamadiken, Pulau Adonara, sekitar pukul 12.00 WITA, Bacabup Stephanus Ola, disambut Rofinus Baga Kabelen dan keluarga dirumahnya Kampung Wolo, kemudian dengan berjalan kaki, duet Stori yang mengenakan kemeja biru batik-putih, menuju Rumah Adat Kampung Wolo dan diterima tokoh adat serta warga yang sudah menunggu sejak pukul 10.00 WITA.
Sambutan hangat penuh keheningan dari tetua adat, Orangtua, Ibu-Ibu dan Anak Muda, begitu terasa saat duet Stori melangkah turun dari anak tangga menuju ke rumah adat Kampung Wolo.
Duet Stori, didampingi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Flotim dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Flotim.
Diantaranya: Sekretaris DPC PKB Flotim Lambertus Nuho Baon, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Flotim Muhammad Mahlin, Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Zulkifly, Anggota DPRD Flotim PKB terpilih Dapil 7 Frans Nikolaus, Anggota DPRD Flotim PKB terpilih Dapil 3 Budi Sucipto, Politisi PKB Yohanes Keraf, Samsul Bahri, dan beberapa pengurus PKB Flotim.
Sementara DPC PAN Flotim hadir langsung Politisi senior dan Anggota DPRD Flotim terpilih Dapil 1, Theodorus Wungubelen, Sekretaris Desk Pilkada DPC PAN Flotim Bambang Watowutun, Vincent Ledor yang juga Staf Ahli Anggota DPR RI Ahmad Yohan, Cristo Korohama, Veri Laode, Petrus Badin, Andreas Soge dan beberapa politisi PAN Flotim lainnya yang ikut hadir.
Tiba di rumah Tuan Tanah Wolo, Duet Stori dan rombongan Tim Koalisi PKB-PAN, juga Relawan Stori diterima 3 suku Tuan Tanah dan Kakang Wolo Bapak Andreas Mukin.
Ceremonial adat mohon dukungan Kampung Wolo berjalan mulus dan sukses, mulai dari sapaan adat, suguhan tuak, mengenakan pakaian adat, hingga ditutup dengan makan adat ayam, sebagai simbol penyatuan hati, jiwa, pikiran dan langkah menuju Pilkada 27 November 2024.
Ceremonial adat ini diakhiri dengan ramah tamah makan bersama, pukul 16.30 WITA, sebelum bertolak menuju ke Kampung Lewokluok, sebagai Lewotanah leluhur Bacawabup Rofinus Baga Kabelen, yang terpusat dirumah besar adat Suku Kabelen, yang dihadiri semua suku yang mendiami Kampung Wolo dan Lewokluok.
Start dari Wolo, Stori sampai di Lewokluok pukul 17.30 WITA, menyempat diri ke pusara leluhur Rofinus Baga, lalu singgah di rumah adat Suku Nedabang dan Beribe, lalu masuk di rumah besar Suku Kabelen.
Ceremonial memohon dukungan di Rumah Besar adat Suku Kabelen di Kampung Lewokluok pun berlangsung dengan hikmat, dari pukul 18.00 WITA hingga pukul 21.00 WITA.
Bacabup Stephanus Ola Demon, dalam sambutannya menyambut gembira dan penuh sukacita prosesi adat ‘menyatu baptiskan’ dirinya bersama Bacawabup Rofinus Baga, mulai dari rumah Tuan Tanah Wolo hingga di Rumah Besar Suku Kabelen di Lewokluok.
“Orang tua, Ibu Bapa, Saudara-Saudariku semua, hari ini Saya begitu gembira dengan peristiwa yang sangat mulia ini.
Saya dan Ama Rofinus Baga diterima untuk menerima restu secara adat, agar Kami bisa melangkah dengan pasti menuju Pilkada 27 November 2024.
Prosesi ini sama seperti apa yang terjadi dengan PKB dan PAN, yakni: ‘mengawinkan’ Bumi sebagai lambang PKB dan Matahari lambang PAN.
Dan, dengan peristiwa adat ini semakin memberikan kekuatan bagi Saya dan Saudaraku Rofinus Baga, melangkah pasti penuh kekuatan untuk bisa membawa Lewotanah Lamaholot Flores Timur lebih baik kedepan.
Saya percaya Tuhan dan Lewotanah Flotim selalu menyertai Kita semua dalam perjalanan politik ini sampai 27 November 2024, dan seterusnya membawa perubahan seutuhnya bagi Lewotanah Lamaholot Flores Timur lebih baik kedepan,”seru Bacabup Stephanus Ola Demon, dalam sambutannya.
Untuk itu, terima kasih atas semua penerimaan yang begitu mulia pada hari ini.
“Kami mohon doa dan dukungan leluhur, juga bapa ibu saudara saudariku semuanya,”tutup Stef Ola, merendah.
Sementara Bacabup Rofinus Baga dalam ungkapan isi hatinya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bacabup Stephanus Ola Demon, beserta keluarga besar dari Adonara, yang telah datang membawa hati untuk memohon dukungan restu leluhur dan seluruh masyarakat di Kampung Wolo dan Lewokluok, melalui ceremonial adat ini.
“Ini ceremonial dukungan adat dari Wolo sebagai Lewo Kaka Bapa dan Lewokluok sebagai Lewotanah leluhur Saya, yang terkenal sebagai kampung adat.
Terima kasih Pak Stephanus Ola Demon dan keluarga, yang telah datang memohon restu, dan hari ini prosesinya telah berjalan mulus.
Ini menandai duet Stori telah bersatu dan mendapat restu leluhur.
Tinggal bagaimana Kita berproses lebih lanjut untuk mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari DPP PKB dan DPP PAN, juga Parpol lainnya yang sedang dalam tahap finalisasi untuk membentuk koalisi yang lebih besar dan kuat,”terang Rofinus Baga penuh semangat.
Dibagian lainnya, Tokoh adat Lewokluok Theo Tolan Lein dalam pesan adatnya usai ceremonial di Rumah besar Suku Kabelen meminta duet Stori ini berproses terus dalam keyakinan yang teguh bersama Tuhan dan Leluhur Lewotanah.
“Tidak usah takut. Ceremonial adat telah berjalan dengan mulus.
Tuhan dan Leluhur Lewotanah selalu menuntunmu berdua.
Berjalanlah dengan hati yang gembira dan penuh kebaikan.
Tidak usah menjatuhkan orang lain dan membalas cacian serta fitnah,”ujar Bapak Theo Lein.
Ia juga menegaskan, sebagai orang tua, bersama masyarakat siap selalu mendukung dan memenangkan Pilkada 27 November 2024.
“Saya pesan satu lagi, jika terpilih tolong membangun Flotim dengan lebih baik.
Perhatikan masyarakat di desa-desa yang hidupnya masih susah.
Dan, tidak boleh berkelahi rebut kekuasaan.
Apa yang telah dipersatukan malam ini lewat ceremonial adat dijaga dengan baik,”tutup Bapa Theo Lein.
Ceremonial ini berakhir usai makan malam bersama dan Bacabup Stephanus Ola Demon beserta keluarga dan Tim PKB-PAN Flotim sekitar pukul 21.00 WITA, untuk kembali ke Larantuka, dan seterusnya ke Adonara Nelelamadiken. (OLA)










