KUPANG, RANAKANEWS.com – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang terpilih, dr. Christian Widodo dan Serena C. Francies, menegaskan komitmen mereka untuk fokus menangani masalah sampah di Kota Kupang.
Hal ini disampaikan usai mengikuti rapat paripurna pengumuman penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang terpilih di Kantor DPRD Kota Kupang pada Senin (20/1/2025).
“Kami nantinya akan fokus pada penanganan masalah sampah di Kota Kupang. Namun, 100 hari kerja pertama ini bukan berarti semua masalah sampah langsung selesai, karena permasalahan ini sangat kompleks. Setidaknya, kami akan menangani sampah yang berserakan di tepi jalan agar bisa berkurang secara signifikan,” ujar Christian Widodo.
Ia menjelaskan, penanganan sampah akan dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya langkah sementara. “Tidak mungkin masalah ini selesai dalam 100 hari kerja, bahkan dewa pun tidak bisa. Tapi kami berkomitmen untuk memulai dari langkah kecil, menangani sampah yang terlihat, sambil membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang memiliki nilai ekonomis,” tambahnya.
Christian juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Ini tanggung jawab bersama. Ketegasan kami tidak hanya untuk birokrasi, tetapi juga untuk masyarakat agar peduli dengan lingkungan,” tegasnya.
Dukungan DPRD Kota Kupang
Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, menyatakan dukungannya terhadap program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang terpilih.
“Kami mendukung penuh visi dan misi Pak Christian dan Bu Serena, terutama dalam penanganan sampah. Mereka dipilih karena masyarakat percaya pada komitmen mereka,” ungkapnya.
Richard juga mengungkapkan bahwa tingkat harapan masyarakat terhadap kepemimpinan Christian dan Serena sangat tinggi.
“Hasil survei internal kami menunjukkan tingkat kepuasan dan harapan masyarakat tinggi, sehingga DPRD berkomitmen mendukung alokasi anggaran untuk program kerja mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, program unggulan wali kota dan wakil wali kota terpilih sejalan dengan prioritas DPRD, yaitu penanganan sampah, air bersih, dan infrastruktur.
“Untuk mendukung program ini, anggaran sudah ditetapkan sejak 30 November 2024,” ungkap Richard.
Komitmen Berkelanjutan
Dalam 100 hari kerja pertama, Christian Widodo dan Serena Francies akan memprioritaskan langkah awal untuk menangani sampah secara nyata dan terukur.
Ke depan, pemerintah berencana membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Langkah ini diharapkan menjadi awal perubahan besar dalam menangani masalah lingkungan di Kota Kupang, dengan dukungan penuh dari DPRD dan partisipasi aktif masyarakat,” tutup Richadr Odja. (TH/RN)












